RS
RuangSyahrul
Tutorial
4 min read 789 words Updated April 29, 2026

Cara Install Observium di Ubuntu/Debian untuk Monitoring Server dan Jaringan

Panduan ringkas install Observium sampai bisa login, tambah device, jalankan discovery/poller, dan aktifkan cron job.

Cara Install Observium di Ubuntu/Debian untuk Monitoring Server dan Jaringan

Observium adalah aplikasi monitoring berbasis web untuk memantau server dan perangkat jaringan melalui SNMP. Artikel ini dibuat langsung ke praktik: install Observium, buat user admin, tambah device pertama, jalankan discovery/poller, lalu aktifkan cron agar monitoring berjalan otomatis setiap 5 menit.

Catatan: Artikel ini mengikuti alur resmi Observium untuk Ubuntu/Debian: install, buat user admin, tambah device, discovery, poller, dan cron job.

Informasi Singkat

Item Keterangan
Target OS Ubuntu 20.04/22.04/24.04/26.04 atau Debian 11/12/13
Metode Install script resmi Observium untuk Ubuntu/Debian
Akses Web http://IP_SERVER/
User Admin Dibuat manual via adduser.php
Device Pertama Ditambahkan via add_device.php

Persiapan Server

  • Server fresh install Ubuntu/Debian
  • Akses root atau sudo
  • Koneksi internet aktif
  • Port 80 terbuka
  • SNMP aktif pada perangkat yang akan dimonitor
  • Community SNMP diketahui (misal public atau community internal)

1. Install Observium

Jalankan salah satu perintah berikut. Pilih wget atau curl sesuai yang tersedia di server.

sudo bash <(wget -qO- https://www.observium.org/observium_installscript.sh)

Alternatif menggunakan curl:

sudo bash <(curl -Ls https://www.observium.org/observium_installscript.sh)

Catatan: Jika server belum memiliki wget atau curl, install dulu dengan apt install wget atau apt install curl.

2. Masuk ke Direktori Observium

Setelah instalasi selesai, masuk ke direktori utama Observium:

cd /opt/observium

3. Buat User Admin Observium

Observium tidak selalu membuat user admin secara otomatis. Buat user pertama dengan level 10 agar punya akses administrator penuh:

./adduser.php admin PasswordKuatKamu 10
Bagian Fungsi
admin Username untuk login ke Observium
PasswordKuatKamu Password login (ganti dengan password yang aman)
10 Level administrator penuh di Observium

Catatan: Jangan gunakan password contoh di production. Simpan password kuat di password manager.

4. Tambahkan Device Pertama

Tambahkan perangkat yang ingin dimonitor. Perangkat harus bisa dijangkau dari server Observium dan SNMP harus aktif.

./add_device.php IP_DEVICE COMMUNITY v2c

Contoh jika device menggunakan IP 192.168.1.1 dan community public:

./add_device.php 192.168.1.1 public v2c

Catatan: Untuk production, hindari community SNMP public. Gunakan community khusus yang tidak mudah ditebak.

5. Jalankan Discovery dan Poller Awal

Discovery dipakai untuk mendeteksi informasi perangkat. Poller dipakai untuk mengambil data monitoring seperti trafik, CPU, memory, sensor, dan interface.

./discovery.php -h all
./poller.php -h all

Setelah ini data awal mulai masuk. Grafik biasanya butuh beberapa menit sampai terlihat di dashboard.

6. Aktifkan Cron Job Observium

Agar Observium melakukan discovery dan polling secara berkala, buat file cron berikut:

sudo nano /etc/cron.d/observium

Isi dengan konfigurasi berikut:

# Run complete discovery every 6 hours
33 */6 * * * root /opt/observium/observium-wrapper discovery >> /dev/null 2>&1

# Discover newly added devices every 5 minutes
*/5 * * * * root /opt/observium/observium-wrapper discovery --host new >> /dev/null 2>&1

# Run poller every 5 minutes
*/5 * * * * root /opt/observium/observium-wrapper poller >> /dev/null 2>&1

# Daily housekeeping for syslog, eventlog, and alert log
13 5 * * * root /opt/observium/housekeeping.php -ysel >> /dev/null 2>&1

# Daily housekeeping for RRDs, ports, orphaned entries, and performance data
47 4 * * * root /opt/observium/housekeeping.php -yrptb >> /dev/null 2>&1

Catatan: Observium bekerja dengan interval polling 5 menit. Jangan ubah interval poller tanpa memahami dampaknya.

7. Akses Dashboard Observium

Buka browser lalu akses IP server Observium:

http://IP_SERVER/

Contoh:

http://192.168.1.10/

Login menggunakan user admin yang dibuat pada langkah sebelumnya.

8. Validasi Setelah Install

systemctl status apache2
systemctl status mysql || systemctl status mariadb
systemctl status cron

Cek apakah Observium sudah bisa menjalankan discovery dan poller:

cd /opt/observium
./discovery.php -h all
./poller.php -h all

Troubleshooting Cepat

Masalah Kemungkinan Penyebab Solusi Cepat
Halaman web tidak terbuka Apache mati atau port 80 bentrok Cek systemctl status apache2 dan ss -ltnp | grep :80
Tidak bisa login User admin belum dibuat Jalankan ./adduser.php admin Password 10
Device gagal ditambahkan SNMP tidak aktif atau community salah Tes dengan snmpwalk -v2c -c COMMUNITY IP_DEVICE
Graph kosong Poller belum jalan atau cron belum aktif Jalankan ./poller.php -h all dan cek /etc/cron.d/observium
Device terlihat down Ping diblokir atau device tidak reachable Tes ping IP_DEVICE dan cek firewall
Permission error RRD Owner direktori rrd salah Jalankan chown -R www-data:www-data /opt/observium/rrd

Command SNMP Test

snmpwalk -v2c -c COMMUNITY IP_DEVICE

Contoh:

snmpwalk -v2c -c public 192.168.1.1

Command Permission RRD

sudo chown -R www-data:www-data /opt/observium/rrd

Rekomendasi Security

  • Ganti password admin dengan password kuat.
  • Jangan gunakan SNMP community public di production.
  • Batasi akses dashboard Observium hanya dari IP admin.
  • Gunakan HTTPS jika server dapat diakses melalui internet.
  • Backup database dan direktori /opt/observium secara berkala.

Referensi

Kesimpulan

Dengan alur install resmi Observium untuk Ubuntu/Debian, kamu bisa cepat sampai tahap operasional: login dashboard, tambah device, jalankan discovery/poller, lalu memastikan cron job aktif.

Setelah langkah awal ini stabil, fokus berikutnya adalah hardening security, validasi SNMP pada semua perangkat penting, dan pemantauan berkala dari grafik serta alert.

Related Posts

Lihat semua

Discussion (0)

Leave a comment

No comments yet. Be the first to start the discussion!