Observium adalah aplikasi monitoring berbasis web untuk memantau server dan perangkat jaringan melalui SNMP. Artikel ini dibuat langsung ke praktik: install Observium, buat user admin, tambah device pertama, jalankan discovery/poller, lalu aktifkan cron agar monitoring berjalan otomatis setiap 5 menit.
Catatan: Artikel ini mengikuti alur resmi Observium untuk Ubuntu/Debian: install, buat user admin, tambah device, discovery, poller, dan cron job.
Informasi Singkat
| Item | Keterangan |
|---|---|
| Target OS | Ubuntu 20.04/22.04/24.04/26.04 atau Debian 11/12/13 |
| Metode | Install script resmi Observium untuk Ubuntu/Debian |
| Akses Web | http://IP_SERVER/ |
| User Admin | Dibuat manual via adduser.php |
| Device Pertama | Ditambahkan via add_device.php |
Persiapan Server
- Server fresh install Ubuntu/Debian
- Akses root atau sudo
- Koneksi internet aktif
- Port 80 terbuka
- SNMP aktif pada perangkat yang akan dimonitor
- Community SNMP diketahui (misal
publicatau community internal)
1. Install Observium
Jalankan salah satu perintah berikut. Pilih wget atau curl sesuai yang tersedia di server.
sudo bash <(wget -qO- https://www.observium.org/observium_installscript.sh)
Alternatif menggunakan curl:
sudo bash <(curl -Ls https://www.observium.org/observium_installscript.sh)
Catatan: Jika server belum memiliki wget atau curl, install dulu dengan apt install wget atau apt install curl.
2. Masuk ke Direktori Observium
Setelah instalasi selesai, masuk ke direktori utama Observium:
cd /opt/observium
3. Buat User Admin Observium
Observium tidak selalu membuat user admin secara otomatis. Buat user pertama dengan level 10 agar punya akses administrator penuh:
./adduser.php admin PasswordKuatKamu 10
| Bagian | Fungsi |
|---|---|
admin |
Username untuk login ke Observium |
PasswordKuatKamu |
Password login (ganti dengan password yang aman) |
10 |
Level administrator penuh di Observium |
Catatan: Jangan gunakan password contoh di production. Simpan password kuat di password manager.
4. Tambahkan Device Pertama
Tambahkan perangkat yang ingin dimonitor. Perangkat harus bisa dijangkau dari server Observium dan SNMP harus aktif.
./add_device.php IP_DEVICE COMMUNITY v2c
Contoh jika device menggunakan IP 192.168.1.1 dan community public:
./add_device.php 192.168.1.1 public v2c
Catatan: Untuk production, hindari community SNMP public. Gunakan community khusus yang tidak mudah ditebak.
5. Jalankan Discovery dan Poller Awal
Discovery dipakai untuk mendeteksi informasi perangkat. Poller dipakai untuk mengambil data monitoring seperti trafik, CPU, memory, sensor, dan interface.
./discovery.php -h all
./poller.php -h all
Setelah ini data awal mulai masuk. Grafik biasanya butuh beberapa menit sampai terlihat di dashboard.
6. Aktifkan Cron Job Observium
Agar Observium melakukan discovery dan polling secara berkala, buat file cron berikut:
sudo nano /etc/cron.d/observium
Isi dengan konfigurasi berikut:
# Run complete discovery every 6 hours
33 */6 * * * root /opt/observium/observium-wrapper discovery >> /dev/null 2>&1
# Discover newly added devices every 5 minutes
*/5 * * * * root /opt/observium/observium-wrapper discovery --host new >> /dev/null 2>&1
# Run poller every 5 minutes
*/5 * * * * root /opt/observium/observium-wrapper poller >> /dev/null 2>&1
# Daily housekeeping for syslog, eventlog, and alert log
13 5 * * * root /opt/observium/housekeeping.php -ysel >> /dev/null 2>&1
# Daily housekeeping for RRDs, ports, orphaned entries, and performance data
47 4 * * * root /opt/observium/housekeeping.php -yrptb >> /dev/null 2>&1
Catatan: Observium bekerja dengan interval polling 5 menit. Jangan ubah interval poller tanpa memahami dampaknya.
7. Akses Dashboard Observium
Buka browser lalu akses IP server Observium:
http://IP_SERVER/
Contoh:
http://192.168.1.10/
Login menggunakan user admin yang dibuat pada langkah sebelumnya.
8. Validasi Setelah Install
systemctl status apache2
systemctl status mysql || systemctl status mariadb
systemctl status cron
Cek apakah Observium sudah bisa menjalankan discovery dan poller:
cd /opt/observium
./discovery.php -h all
./poller.php -h all
Troubleshooting Cepat
| Masalah | Kemungkinan Penyebab | Solusi Cepat |
|---|---|---|
| Halaman web tidak terbuka | Apache mati atau port 80 bentrok | Cek systemctl status apache2 dan ss -ltnp | grep :80 |
| Tidak bisa login | User admin belum dibuat | Jalankan ./adduser.php admin Password 10 |
| Device gagal ditambahkan | SNMP tidak aktif atau community salah | Tes dengan snmpwalk -v2c -c COMMUNITY IP_DEVICE |
| Graph kosong | Poller belum jalan atau cron belum aktif | Jalankan ./poller.php -h all dan cek /etc/cron.d/observium |
| Device terlihat down | Ping diblokir atau device tidak reachable | Tes ping IP_DEVICE dan cek firewall |
| Permission error RRD | Owner direktori rrd salah |
Jalankan chown -R www-data:www-data /opt/observium/rrd |
Command SNMP Test
snmpwalk -v2c -c COMMUNITY IP_DEVICE
Contoh:
snmpwalk -v2c -c public 192.168.1.1
Command Permission RRD
sudo chown -R www-data:www-data /opt/observium/rrd
Rekomendasi Security
- Ganti password admin dengan password kuat.
- Jangan gunakan SNMP community
publicdi production. - Batasi akses dashboard Observium hanya dari IP admin.
- Gunakan HTTPS jika server dapat diakses melalui internet.
- Backup database dan direktori
/opt/observiumsecara berkala.
Referensi
Kesimpulan
Dengan alur install resmi Observium untuk Ubuntu/Debian, kamu bisa cepat sampai tahap operasional: login dashboard, tambah device, jalankan discovery/poller, lalu memastikan cron job aktif.
Setelah langkah awal ini stabil, fokus berikutnya adalah hardening security, validasi SNMP pada semua perangkat penting, dan pemantauan berkala dari grafik serta alert.